Nabi Syuaib, berkata, "Aku takkan menyingkapkan rahasiamu, tapi Aku akan tunjukkan sehingga kau mengerti. "Dalam hidupmu, kau telah banyak beramal salih. Kau sering berpuasa dan salat malam. Tapi kau belum merasakan nikmatnya semua itu. Kau memiliki banyak buah, namun tak ada yang rasanya manis. Tanpa cita rasa dan benih kenikmatan, sebiji epal takkan tumbuh menjadi pohon yang penuh dengan buah.
Begitu pula dengan ibadahmu, ibadah tanpa rasa kenikmatan tak lebih dari sekadar khayalan...."
Apakah kita yakin dengan kualitas ibadah kita?? jika kita tidak menikmatinya, tidak lebih hanya dari sebuah khayalan... mari sama sama Instropeksi diri..ini ciri Tawadhu kita dalam beribadah..
Mudah mudahan amalan kita itulah kenikmatan kita, rejeki kita, bukan malah menjadi beban kita :') Aamiinn