CintaNya kepadaku jauh lebih dulu ada, dibandingkan cintaku kepadaNya, dan Dia sudah menemukanku, sebelum aku mencariNya (Abu Yazid Al-Bustami qs)

3 Jan 2014

Sebuah Kisah Pengantin Husnul Khotimah



Kisah nyata ini, diceritakan oleh Syaikh Abdul Mohsen bin Ahmad, terjadi di Abha (ibukota propinsi Asir, selatan Arab Saudi)..

Setelah selesai sholat maghrib, gadis itu bangkit menyiapkan diri, mengenakan gaun putih, kemudiaan duduk menghadap cermin, dan mulai memasang make up di wajahnya..
Dia sibuk disana dalam waktu yang cukup lama,berdandan dengan sangat hati hati dan sebaik mungkin, hari besar ini telah dinantikan bertahun tahun.. Hari paling istimewa dalam hidupnya..hari pernikahan..

Setelah merasa bahwa dandanannya sudah baik dan puas dengan apa yang terlihat dicermin besar itu. Suara adzan Isya berkumandang, pada waktu itulah dia sadar kalau tadi wudhu'nya telah batal, sejenak dia bingung.. 
Ibunya masuk kekamar itu dan berkata:
'masyaAllah, cantik sekali anak ibu, ayolah kita keluar, tamu tamu sudah menunggumu, acara akan segera dimulai' 
'tapi bu, aku belum sholat isya.. Dan aku harus berwudhu dulu' jawab si gadis..
'Apaaa? Kau mau menghancurkan acara ini? Tak ada waktu lagi, sholat isya' bisa kau lakukan setelah selesai pesta nanti'
'Demi Allah, aku tidak akan meninggalkan kamar ini sebelum kulaksanakan perintah Allah terlebih dahulu' kata si calon pengantin
'Kau akan mempermalukan dirimu dan keluarga kita semua, dengan berwudhu' semua make up mu akan terhapus,apa kata para tamu jika kau muncul dipesta nanti tanpa make up? Mereka akan bergunjing dalam waktu yg lama,mentertawakan dan menjelek jelekkan dirimu!' Kata ibunya berusaha melunakkan hati anaknya..
'Biarlah ibu, aku lebih baik terlihat jelek dimata jutaan manusia selamanya,dari pada sekali terlihat jelek dimata Rabbilaalamiin' dan tanpa memberi kesempatan ibunya untuk merayu lagi, dia bergegas masuk kamar mandi, membersihkan semua make up di wajahnya dan berwudhu'

Gadis itu melaksanakan sholat isya dengan khusu'nya sementara sang ibu, keluar untuk menjenguk para tamu..

Beberapa saat kemudian, si ibu kembali masuk kamar itu dan melihat anak gadisnya masih dalam keadaan bersujud.. Si ibu berdiri beberapa saat untuk menunggu anaknya... 

Sang Gadis tak pernah bangun dari Sujudnya....itu adalah sholat terakhirnya

Allah telah memanggil pulang hambanya itu.. Pada saat sang Hamba sedang berada dalam keadaan memuji kebesaran dan kemuliaanNya.. Subhanallah...


*dikutip dari tulisan FB Habib Adeng Fad Aq
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: