CintaNya kepadaku jauh lebih dulu ada, dibandingkan cintaku kepadaNya, dan Dia sudah menemukanku, sebelum aku mencariNya (Abu Yazid Al-Bustami qs)

11 Jul 2014

Syaikh Hisham dan Waliyullah Senegal, Afrika


Selama Tour Afrika tahun 2010 Mawlana Shaykh Hisham Kabbani memberi ceramah singkat mengenai pertemuannya dengan seorang Wali dari Senegal, Shaykh Ibrahim Niasse (yang juga dikenal sebagai Baye Niasse) di Beirut pada tahun 1973. 12 tahun sebelumnya Shaykh Ibrahim Niasse mengatakan kepada Shaykh Hisham bahwa pada suatu hari beliau akan pergi ke Afrika untuk bertemu dengan banyak orang Afrika. Shaykh Hisham berkata bahwa Shaykh Niasse melihatnya dan memanggil namanya walaupun mereka belum pernah bertemu sebelumnya. Kemudian beliau mendatanginya dan membisiki sesuatu di telinganya, sesuatu yang belum pernah didengar siapapun hingga hari ini.

 


Shaykh Niasse berkata, 
"Wahai anakku, aku dari Afrika dan di masa depan aku melihat bahwa engkau akan pergi ke Afrika dan kau akan menemui banyak wali di sana. Kau akan bertemu dengan mereka dan mereka akan mengenalmu. Sebagian di antara mereka tahu bahwa mereka adalah wali, sebagian lagi tidak. Afrika adalah tanah para Wali."

Mawlana Shaykh Hisham berkata, 
Bayangkan, saya darang ke sini setelah bertahun-tahun dan melihat wajah-wajah rupawan ini (dari para awliya) di sini, di mana Allah menempatkan mereka sebagai gunung-gunung untuk menyeimbangkan bumi ini.

Tanggapan Syekh Usamah Tentang Deklarasi Khilafah ISIS di Iraq dan Suriah



Syekh Usamah Sayyid Azhari ditanyai pendapatnya tentang deklarasi khilafah Islamiyah yang dilakukan oleh kelompok Dawlah Islamiyah Iraq wa Syam (ISIS) beberapa waktu lalu. Beliau menjawab:

"Apakah sepanjang hidupmu kamu pernah mendengar bahwa seorang khalifah Rasulullah--yang Allah utus menjadi rahmat bagi semesta alam--, seorang khalifah yang menggantikan Rasulullah dengan cara menumpahkan darah? Membunuh tawanan perang? Merampas dan menghancurkan daerah-daerah? Bahkan mereka berbangga memenggal manusia dan mempertontonkannya di video.

Apakah seperti ini khilafah yang menggantikan Rasulullah—yang diutus menjadi rahmat bagi semesta alam--? Ini hanya omong kosong, isu yang akan segera hilang.

Jika benar mereka ingin membela Islam, maka semestinya mereka tidak mengacungkan senjatanya ke arah kaum muslimin. Padahal di dekat mereka ada Israel yang menjajah Palestina. Kita tidak pernah mendengar mereka berkata mengenai Israel. Kita hanya mendengar mereka memberikan ancaman ke Mesir, Jordania, Saudi, Suriah, dan negara-negara lain. Mereka tidak berbicara tentang Israel, padahal musuh kita sebenarnya adalah Zionis, bukan malah saling perang antara sesama muslim.

Saya mengingatkan kalian tentang sebuah hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban bahwa Rasulullah berkata (atau dalam maknanya), “Salah satu hal yang paling saya takutkan dari umatku adalah muncul seseorang yang membaca al-Quran dan mampu mendapatkan keindahan al-Quran, bahkan ia menjadi pelindung bagi Islam, namun kemudian ia mengarahkan senjatanya ke arah saudaranya dan menuduhnya dengan tuduhan kafir....”

Orang itu tidaklah bodoh, ia telah diberikan ilmu tentang al-Quran oleh Allah hingga ia mampu mendapatkan rahasianya, bahkan ia menjadi pelindung bagi Islam karena ilmu yang ia miliki. Namun kemudian pemahamannya keliru hingga akhirnya ia menyebarkan tuduhan kafir di tengah kaum muslimin.

Dan yang lebih bahaya dari itu adalah seseorang yang memiliki sifat demikian, lalu muncul di tengah masyarakat dan memperburuk keadaan, lalu ia mengklaim dirinya sebagai khalifah pengganti Rasulullah. Ini sebuah kejahatan terhadap agama.

Maka janganlah kalian terpedaya dengan isu ini, berhati-hatilah! 

Dan peringatkan rekan-rekanmu yang bisa saja terpedaya dengan panggilan-panggilan jihad semacam ini. Peperangan mereka bukanlah sebuah jihad. Tidak ada jihad melawan kaum muslim sendiri. Maka berhati-hatilah!"

-Disadur dari pengajian Arba`in Nawawi pada hari Selasa, 8 Juli 2014, dengan sedikit penyesuaian.

Ayo Kirim Bantuan ke Gaza, Palestina




Bagi teman-teman yang tergerak membantu saudara kita di Palestina, pastikan dulu dan waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan Palestina, banyak yang meraup keuntungan dengan membawa nama Palestina, agar tidak salah alamat, teman-teman bisa salurkan akun-akun dibawah ini...

Yayasan Sahabat Al Aqsha
PAKET RAMADHAN UNTUK KELUARGA KITA DIGARIS DEPAN
Donasi Palestina:
Bank Syariah Mandiri No. Rek 7799800009
a.n Sahabat Al Aqsha Yayasan
SMS Konfirmasi: 0877 00998 009
Donasi Suriah:
Bank Syariah Mandiri No. Rek7799880002
a.n Sahabat Al Aqsha Yayasan
SMS Konfirmasi: 0877 00998 002
Info lebih lanjut: @sahabatalaqsha

Salam UI
Little Gift For Gaza
Paket IDR 250K (6 isi bahansembako) & IDR 350K (isi 11 bahan sembako)
Bank Syariah Mandiri No. Rek 7017546079
a.n Vivi Khalifatul Jannah
Konfirmasi: 087812038335(Afi)
Info lebih lanjut: @salamui 

National Committee for Palestinian People
Bank Syariah Mandiri No. Rek7018362133
BCA No. Rek 7600325099
a.n Komnas Untuk Rakyat Palestina
Info lebih lanjut: @InfoKNRP,knrp.org

PPPA Daarul Quran
Sedekah For Gaza
BCA No. Rek 6030308059
a.n Yayasan Daarul Qur’anNusantara
Info: 021-500311 SMS0817-0198-828 

MER-C (Medical Emergency Rescue Committee)
RS INDONESIA di GAZA, PALESTINA
Bank Syariah Mandiri No. 7001352061
BCA 6860153678
BNI Syariah 0811192973
a.n Medical Emergency Rescue Committee
_____________________________________________________________________________

Urgent INFO...!!!
Seluruh Rumah sakit di Gaza kehabisan obat, khusus obat bius. Mereka membutuhkan bantuan makanan. Karena Media masa di Indonesia sibuk dengan Pilpres, saya meminta tolong bagi siapa saja menerima pesan ini, tolong sebarkan seluas-luasnyanya. Jika kalian peduli nyawa dan darah muslim Palestina.

Contact : Whatsapp Gaza : +972598058513
Email : dillah_onim@yahoo.com 
Foto-foto para korban di Facebook : Abdillah Onim

Salam saya,

Abdillah Onim
Jurnalis & Aktivis Indonesia untuk Palestina. 
Koord.DAQU Gaza

--tambahan penulis--

jika memang tidak dapat membantu dengan materi, bisa kita membantu dengan doa, dengan menyebarkan informasi ini, mudah-mudahan Insya Allah akan dimudahkan jalannya..Aamiinn, 

10 Jul 2014

Peristiwa "Aneh" Dalam Perang Gaza




Gaza, itulah nama hamparan tanah yg luasnya tidak lebih dari 360 km persegi, berada di palestina selatan "Terjepit" diantara tanah yg dikuasai penjajah zionis biadab Israel, laut mediterania dan mesir, serta dikepung dengan tembok disepanjang daratannya

Sudah lama israel "bernafsu" menguasai wilayah ini, namun jangankan menguasai, untuk bisa masuk kedalamnya saja israel kesulitan

Sudah banyak cara mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan dan energi telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan rakyat dan pejuang Gaza atas penjajahan zionis semakin menguat

Akhirnya Israel melakukan serangan "habis-habisan" kewilayah ini sejak 27 desember 2008 hingga 18 januari 2009. Mereka "menghujankan" ratusan bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya

Namun sekali lagi. Negara yg tergolong memiliki militer terkuat didunia ini harus mundur dari Gaza

Diatas kertas kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin palestina tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank MERKAVA yang dikenal terhebat didunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur APACHE, serta ribuan ton "Bom canggih" buatan amerika serikat

Akan tetapi di Gaza ada "Kekuatan lain" yang membuat para mujahidin itu mampu membuat para kaum penjajah itu angkat kaki dari Gaza dengan muka tertunduk malu walaupun Mujahidin hanya berbekal senjata sederhana

Itulah "Pertolongan Allah Ta'ala" yg diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya "Pasukan lain" yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad syuhada, serta beberapa peristiwa aneh lainnya selama pertempuran yang beredar dikalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnalis bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah jum'at mereka

Berikut ini adalah rangkuman beberapa kisah "ajaib" tersebut dari berbagai sumber untuk kita ingat dan renungkan

PASUKAN "BERSERAGAM PUTIH" DI GAZA
Ada "pasukan lain" membantu para mujahidin palestina, pasukan israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih tersebut

Suatu hari dipenghujung januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada diantara Jabal Al-kasyif dan Jabal Al-Ar Rais, tepatnya dijalan Al-Qaram didatangi oleh sekelompok pasukan israel

Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk disebuah ruangan, salah satu anak laki-lakinya diinterogasi mengenai ciri-ciri pejuang Al-Qasam

Saat diinterogasi, sebagaimana yang ditulis situs Filisthin Al-aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin Al-Qasam, lelaki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang Al-Qasam memakai seragam hitam-hitam, akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga lelaki itu pingsan

Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, lelaki itu menjawab bahwa para pejuang Al-Qasam itu memakai seragam hitam-hitam. Akhirnya tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras "Wahai pembohong, mereka itu berseragam putih-putih!"

Cerita lain disampaikan penduduk palestina milik Brigade Izzuddin Al-Qasam, multaqa Al-Qasam juga menyebutkan adanya "pasukan lain" yang tidak dikenal. Awalnya sebuah ambulans dihentikan oleh sekelompok pasukan israel, sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah?, sopir ambulan itu menjawab "Saya bukan kelompok manapun, saya hanya sopir ambulan"
"lalu Pasukan yang berseragam putih-putih dibelakang mu tadi, masuk kelompok mana?"
si sopir itu pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorang pun yg berada dibelakangnya "saya tidak tahu", jawaban satu-satunya yang ia miliki

SUARA TAK BERWUJUD
Ada lagi kisah karomah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al-Qasam diwilayah nashirat Gaza yg telah ditayangkan oleh TV channel Al-Quds, yang juga ditulis oleh Dr Abdurrahman Al-Jamal disitus Al-Qasam dengan judul Ayaat Ar Rohman fii jihadil furqon (ayat-ayat Allah dalam jihad Al-Furqon)

Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanamkan sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang akan melalui jalan tersebut

"Saya telah menanam sebuah ranjau, saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan, disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau" kata pejuang tadi

Akhirnya sang pejuang memutuskan untuk kembali kemarkas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal, maklum jumlah musuh amat banyak dan ranjau yang digunakan pun hanya ranjau sederhana

Akan tetapi sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara "UTSBUT TSABAKALLAH" yg maknanya kurang lebih "Tetaplah ditempat, maka Allah akan menguatkanmu", ucapan itu ia dengar berulang kali sebanyak 3 kali

"Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yg mengatakan hal itu kepada saya, akan tetapi saya malah terkejut karena tidak ada seorang pun yg bersama saya", ucap mujahid itu, sebagaimana ditirukan sang khatib

Akhirnya sang mujahid ini memutuskan untuk tetap berada dilokasi, lalu ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam itu, sesuatu yg "Ajaib" terjadi. Ranjau sederhana itu justru meledak dengan amat dahsyat. Tank yg berada didekatnya langsung hancur. Banyak serdadu israel tewas seketika, sampai-sampai sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter, "sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat", kata mujahid itu melalui lisan sang khatib

Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis mesir. Hisyam Hilali dalam situs Alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu mujahid, salah seorang pejuang yg melakukan ribath (berjaga) mengatakan "ketika saya sedang mengamati gerakan tank-tank diperbatasan kota dan tidak ada seorang pun disekitar saya, akan tetapi saya mendengar suara orang yg bertasbih dan beristigfar, saya berkali-kali mencoba memastikan asal suara itu. Akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak lain keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.

Cerita mengenai "pasukan tidak dikenal" juga datang dari seorang penduduk rumah susun diwilayah Tal Islam yang hendak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan israel

Lalu ditangga rumah ia melihat beberapa pejuang sedang menangis,
"Kenapa kalian menangis?", tanyanya.
"Kami menangis bukan karena khawatir dengan keadaan kami atau takut kepada musuh, akan tetapi kami menangis karena bukan kami yang bertempur memporak-porandakan musuh itu dan sungguh kami tidak tahu darimana mereka yang membantu kami itu berasal", jawab pejuang

SAKSI SERDADU ISRAEL
Cerita tentang "pasukan berseragam putih" tak hanya diungkap oleh para mujahidin dan warga Gaza saja, akan tetapi beberapa personel pasukan israel sendiri pun mengakui dan menyatakan akan hal serupa

Situs Al-Qasam memberitakan bahwa TV channel 10 milik israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan israel yang ikut serta dalam pertempuran di Gaza dan kembali dalam keadaan buta
"Ketika saya berada di Gaza, lalu seorang tentara berseragam putih-putih mendatangi saya dan menaburkan pasir dimata saya, hingga akhirnya saat itu juga saya buta", kata anggota pasukan ini

Ditempat lain ada serdadu israel yg mengatakan mereka pun pernah berhadapan dengan "Hantu". Mereka tidak diketahui darimana asalnya, kapan munculnya dan kemana hilangnya

Masih dari channel 10. Seorang tentara israel lainnya mengatakan
"ketika kami berhadapan dengan pasukan berseragam putih-putih dengan jenggot panjang, kami tembaki mereka dengan senjata kami, akan tetapi mereka tidak mati"

Cerita ini lalu menggelitik banyak pemirsa, sehingga mereka bertanya-tanya kepada channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih-putih itu

SUDAH MELEDAK, TETAPI RANJAU MASIH UTUH
Disaat para mujahidin terjepit, ternyata hewan-hewan dan alam pun tiba-tiba ikut membantu

Sebuah kejadian "aneh" terjadi di Gaza selatan, tepatnya didaerah Al-Maghraqah, saat itu para mujahidin sedang memasang ranjau, disaat sedang mengulurkan kabel tiba-tiba sebuah pesawat mata-mata israel memergoki mereka. Bom pun akhirnya langsung berjatuhan kelokasi itu

Untunglah para mujahidin selamat. Namun kabel penghubung ranjau & pemicu yg tadi hendak disambung menjadi terputus, tidak ada kesempatan lagi untuk menyambungnya karena pesawat masih berputar-putar diatas lokasi

Tak lama kemudian, beberapa tank israel mendekati lokasi dimana ranjau-ranjau tersebut ditanam, tak sekedar lewat tank-tank itu malah berhenti tepat diatas ranjau yg sudah tak berfungsi itu

Apa daya, para mujahidin tak bisa berbuat apa-apa, kabel ranjau jelas tak mungkin disambung, sementara tank-tank israel telah berkumpul persis diatas ranjau yg tak berfungsi

Para mujahidin merasa amat sedih, bahkan ada yg menangis ketika melihat pemandangan itu, lalu sebagian mujahidin itu berdoa "ALLAHUMMA KAMA LAM TUMAKKINNA MINHUM, ALLAHUMMA LAA TUMAKKIN LAHUM" yg maknanya "Yaa Allah sebagaimana Engkau tidak memberikan kesempatan kami menghadapi mereka, jadikanlah mereka juga tidak memiliki kesempatan serupa"

Tiba-tiba ketika fajar tiba terjadilah keajaiban. Terjadi ledakan amat dahsyat dari lokasi penanaman ranjau yg tidak berfungsi itu

Setelah tentara Israel pergi dengan membawa kerugian akibat ledakan tersebut. Para mujahidin segera melihat lokasi ledakkan, sungguh aneh, ternyata seluruh ranjau yg telah mereka tanam itu masih utuh. Lalu darimana datangnya ledakan yang amat dahsyat itu???
wallahu 'alam

Masih diwilayah Al-Maghraqah, saat pasukan israel menembakkan artileri kesalah satu rumah hingga rumah itu terbakar dan api menjalar kesalah satu rumah sebelahnya. Para mujahidin dihinggapi rasa khawatir jika api semakin besar dan tak terkendali

Seorang dari mujahid itu pun lalu berdoa "Wahai Dzat yang merubah api menjadi dingin dan tidak membahayakan untuk Ibrahim, padamkanlah api itu dengan kekuatan-MU yaa Robb"

Maka, tidak lebih dari 3 menit api pun padam. Para mujahid pun akhirnya menangis terharu karena Alloh Ta'ala telah memberikan pertolongan kepada mereka dengan terkabulnya doa mereka dengan segera, Subhanallah!

MERPATI & ANJING
Seorang mujahid palestina menuturkan "kisah aneh" lainya kepada situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), saat bertugas diwilayah Jabal Ar rais, sang mujahid melihat seekor burung merpati terbang dengan suara melengking yg melintas sebelum rudal-rudal israel berjatuhan diwilayah itu

Para mujahidin yg juga melihat merpati itu langsung menangkap adanya isyarat yg ingin disampaikan sang merpati

Begitu merpati itu melintas, para mujahidin langsung berlindung ditempat persembunyian mereka dan ternyata dugaan mereka benar, selang beberapa saat kemudian Bom-bom israel datang menghujam. Para mujahidin itupun akhirnya selamat, Subhanallah !

Adalagi "cerita keajaiban" mengenai seekor anjing, sebagaimana yang diberitakan situs Filisthin Al Aan. Suatu hari tatkala sekumpulan mujahidin Al Qassam sedang melakukan Ribath (berjaga) di front pada tengah malam, tiba-tiba muncul seekor anjing militer israel jenis doberman, anjing itu kelihatannya memang dilatih khusus untuk membantu pasukan israel menemukan tempat penyimpan senjata dan persembunyian para mujahidin

Anjing besar ini mendekat dengan menampakkan sikap yang tidak bersahabat. Salah seorang mujahidin kemudian mendekati anjing itu dan berkata kepada si anjing itu "Kami adalah para mujahidin dijalan Allah Ta'ala dan kami diperintahkan untuk tetap berada ditempat ini, karena itu, menjauhlah dari kami dan jangan menimbulkan masalah untuk kami"

Lalu seketika anjing militer itupun duduk dengan kedua tangannya dijulurkan kedepan dan diam. Akhirnya seorang mujahidin yang lain mendekati anjing itu dan memberikannya beberapa kurma dengan tenang anjing itu memakan kurma itu lalu beranjak pergi (subhanallah, sampai hewan pun bisa takluk oleh doa mujahid)

KABUT PUN IKUT MEMBANTU
Adapula kisah menarik yg disampaikan oleh komandan lapangan Al Qassam di camp pengungsian Nashirat. Langsung setelah usai sholat dzuhur dimasjid Al Qassam (17/1/2009)

Saat itu sekelompok mujahidin yang melakukan ribath di Tal Ajul terkepung oleh tank-tank israel dan pasukan khusus israel dan dari atas pesawat mata-mata terus mengawasi

Disaat posisi para mujahidin terjepit. Seketika itu kabut tebal tiba-tiba turun dimalam itu. Kabut itu telah menutupi pandangan mata para tentara israel dan membantu pasukan mujahidin keluar dari kepungan

Kasus serupa diceritakan oleh Abu Ubahlah, salah satu pemimpin lapangan Al Qassam, sebagaimana ditulis situs Almesryoon.com (sudah tidak bisa diakses lagi). Ia bercerita bagaimana kabut tebal tiba-tiba turun dan membantu para mujahidin untuk melakukan serangan

Awalnya, pasukan mujahidin tengah menunggu waktu yang tepat untuk mendekati tank-tank tentara israel guna meledakkannya "Tak lupa kami berdoa kepada Allah Ta'ala agar dimudahkan untuk melakukan serangan ini" kata Abu Ubaidah

Tiba-tiba turunlah kabut tebal ditempat tersebut. Pasukan mujahidin lalu segera bergerak menyelinap diantara tank-tank, menanam ranjau didekatnya dan segera meninggalkan lokasi tanpa diketahui pesawat mata-mata yg memenuhi langit Gaza dan oleh infantri israel yg berada disekitar kendaraan militer itu. Hasilnya lima tentara israel tewas ditempat dan puluhan lainnya luka-luka setelah ranjau-ranjau itu meledak

SELAMAT  DENGAN AL QUR'AN
Cerita ini bermula ketika salah seorang pejuang yg menderita luka memasuki RS As Syifa'. Seorang dokter yang memeriksanya kaget ketika mengetahui ada sepotong proyektil peluru bersarang di saku pejuang tersebut

Yang membuat Dokter itu sangat kaget adalah timah panas itu gagal menembus jantung sang pejuang karena terhalang oleh sebuah buku kumpulan doa & mashaf Al Qur'an yang selalu berada disaku sang pejuang

Buku kumpulan doa itu berlubang namun hanya sampul muka mashaf itu saja yang rusak, sedangkan proyektil peluru itu sendiri bentuknya sudah hancur

Kisah ini sendiri disaksikan oleh Dr Hisyam Az zaghah dan diceritakannya saat FESTIVAL IKATAN DOKTER YORDAN sebagaimana ditulis situs Partai Al Ikhwan Al Muslimun (23/1/2009)

Dr Hisyam juga memperlihatkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mashaf Al Qur'an serta buku kumpulan doa-doa berjudul Hishnul Muslim yang berhasil menahan peluru tersebut, Subhanallah!

Abu Ahid. Imam masjid An Nur di Hay As Syeikh Ridzwan juga punya kisah menarik, sebelumnya, israel telah menembakkan 3 rudalnya ke masjid itu hingga tidak tersisa kecuali hanya puing-puing bangunan masjid "akan tetapi mashaf-mashaf Al Qur'an tetap berada ditempatnya dan tidak tersentuh apapun" ucapnya seraya tak henti-hentinya bertasbih

"Kami temui beberapa mashaf-mashaf yang terbuka tepat diayat-ayat yang mengabarkan tentang kemenangan & kesabaran
seperti firman Allah Ta'ala

"Dan kami pasti menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yg apabila ditimpa musibah mereka berkata "Sesungguhnya kami milik Alloh & kepada-NYA lah kami kembali" (Al Baqarah : 155-156)

Jelas Abu Ahid sebagaimana dikutip Islam Online (15/1/2009)

HARUM JASAD PARA SYUHADA
Abdullah As Shani adalah seorang anggota kesatuan sniper (penembak jitu) Al Qassam yang menjadi sasaran rudal pesawat F-16 israel ketika sedang berada di pos keamanan di Nashirat, Gaza

Jasad komandan lapangan Al Qassam dan pengawal khusus para tokoh Hamas ini "hilang" setelah terkena rudal, selama 2 hari jasad tersebut dicari ternyata sudah hancur tak tersisa kecuali serpihan kepala dan daunnya, serpihan tubuh itu kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang kerumah oleh keluarganya untuk dimakamkan

Sebelum dikebumikan, sebagaimana dirilis situs Syiria-alleppo.com (24/1/2009), serpihan jasad tersebut sempat disemayamkan disebuah ruangan dirumah keluarganya, beberapa lama kemudian mendadak muncul bau harum misik dari ruangan penyimpanan serpihan tubuh tadi

Keluarga Abdullah As Shani terkejut lalu memberitahukan kepada orang-orang yang mengenal sang pejuang yang memiliki kuniah (julukan) Abu Hamzah ini

Lalu puluhan orang ramai-ramai mendatangi rumah tersebut untuk menyaksikan dan mencium bau harum yang berasal dari serpihan-serpihan tubuh yang diletakkan dalam sebuah kantong plastik

Bahkan menurut pihak keluarganya, 20 hari setelah wafatnya pejuang yang tawadhu isim bau harum itu kembali semerbak memenuhi ruangan yang sama

Cerita yang sama terjadi juga pada jenazah Musa Hasan Abu Nar, mujahid Al Qassam yang juga syahid karena sebuah serangan udara israel di Nashiriyyah. Dr Abdurrahman Al Jamal. Penulis yang bermukim di Gaza, ikut mencium bau harum dari sepotong kain yang terkena darah Musa Hasan, walau kain itu telah dicuci berkali-kali bau harum itu tetap semerbak

Ketua partai Amal Mesir. Majdi Ahmad Husain menyaksikan sendiri harumnya jasad para syuhada, sebagaimana yang dilansir situs Al Quds Al Arabi (19/1/2009), saat masih berada di Gaza. Ia menyampaikan

"Saya telah mengunjungi sebagian besar kota-kota dan desa-desa, saya ingin melihat bangunan-bangunan yang hancur karena serangan israel. Percayalah. Bahwa saya mencium bau harum jasad para syuhada" Subhanallah!

TERBUNUH 1000 LAHIR 3000
Hilang 1000 tumbuh 3000, sepertinya ungkapan ini cocok disematkan kepada penduduk Gaza, kesedihan rakyat Gaza atas hilangnya nyawa 1412 putra-putrinya, terobati dengan lahirnya 3700 bayi selama 22 hari gempuran israel terhadap kota kecil ini

Hamam Nisan, direktur dinas hubungan sosial dalam kementrian kesehatan pemerintahan Gaza menyatakan bahwa dalam 22 hari, 3700 bayi lahir di Gaza

"Mereka lahir antara tanggal 27 desember 2008 hingga 17 januari 2009 ketika israel melakukan serangan yg menyebabkan meninggalnya 1412 rakyat Gaza yg mayoritas wanita dan anak-anak"
ucapnya

Bulan Januari tercatat sebagai angka kelahiran tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya. Setiap tahun 50 ribu kasus kelahiran tercatat di Gaza dan dalam 1 bulan tercatat 3000 hingga 4000 kelahiran. Akan tetapi dimasa serangan israel selama 22 hari, kami mencatat 3700 kelahiran dan pada sisa bulan Januari tercatat 1300 kelahiran. Berarti dalam bulan Januari terjadi peningkatan kelahiran hingga 1000 kasus

Rasio antara kematian dan kelahiran di Gaza memang tidak sama dengan angka kelahiran, jelasnya lagi, mencapai 50 ribu tiap tahun, sedang kematian mencapai 5 ribu

"Sebagai catatan. Israel memang sengaja membunuh para kaum wanita dan anak-anak untuk menghapus masa depan Gaza, sebanyak 440 anak-anak dan 110 wanita telah dibunuh dan 2000 anak serta 1000 wanita mengalami luka-luka"

Semoga cerita yg kedua ini mampu bermanfaat dan membuat semangat diri dan hati kita agar selalu istiqomah dalam berjuang dijalan Allah Ta'ala...

Kalimat dari ana terakhir "Agungkan Allah Ta'ala, maka yg lainnya akan menjadi kecil"

-----tambahan-----

SEBUAH KESAKSIAN TENTANG GAZA
Ustadz Salim A. Fillah berkesempatan mengantarkan dana untuk bantuan Gaza dari Sahabat Al-Aqsa. Di Gaza beliau tinggal 10 hari. Dalam kunjungannya itu ustadz Salim mendapatkan fakta-fakta Gaza yang mengagumkan sebagai berikut:

1. Al-Quran memuliakan Gaza, Anak-anak dan penduduk Gaza mencintai Al-Qur’an dengan membaca dan menghafalkannya di toko, mall, apotek, saat orang antri membayar ada fasilitas setor hafalan Al-Qur’an. Anak-anak di Gaza saat ditanya, cita-citanya adalah Syahid. Mereka tahu caranya adalah dengan menghafal Quran, karena Hamas hanya menempatkan orang-orang yang terbaik Qurannya untuk menempati posisi2 strategis yang dekat dengan syahid.

2. Ismail Haniya, orang yang paling diburu Israel ternyata sangat mudah ditemui di Gaza. Dia pemimpin seperti Umar bin Khattab. Pagi ke kantor, sore mengunjungi rumah-rumah rakyat dan makan bersama mereka, malam menemui tamu-tamunya.

3. Cover Boy majalah remaja di Gaza adalah gambar para syuhada mereka, penduduk Gaza yang mati syahid.

4. Setiap mendengar tembakan, penduduk Gaza akan bertanya, "Siapa yang mendapat kemuliaan dari Allah untuk syahid hari ini?"

5. Universitas Islam Gaza, adalah sebuah universitas yang sangat bagus, didirikan oleh Syeikh Ahmad Yasin. Anak beliau bekerja di universitas tersebut sebagai tukang kebun, merawat kampus dan kebun yang dulu dibangun ayahnya dengan kursi rodanya (mengangkati batu dengan kursi roda).

6. Rumah-rumah para syuhada Gaza sangat sederhana meski negara memuliakan ahli warisnya dengan tunjangan uang yang besar. Para ahli waris itu hanya mengambil seperlunya, sisanya dikembalikan ke rakyat. Seperti ahli waris Syeikh Ahmad Yasin yang mengembalikan uangnya ke umat dengan cara membuat sumur untuk rakyat “….Saya jadi teringat cerita John Mahoney, staff kementrian Kesehatan UK (sahabat supervisorsaya) yang pernah tinggal di Gaza a.n PBB….”bayangan HAMAS yang teroris itu tidak ada jika bertemu sendiri dengan mereka…. Mereka sangat santun, bersih, dan terpelajar…. “.[ Sallim-Fillah/ YL/Islamedia ]




7 Jul 2014

Batalnya Puasa



Puasa dapat dibilang sebagai ibadah tahunan seperti halnya haji. Setiap satu tahun sekali seorang muslim diwajibkan berpuasa selama satu bulan penuh, yaitu di bulan Ramadhan. Oleh karena itu segala hal yang berhubungan dengan puasa Ramdhan serasa sudah menjadi hal yang lazim begitu saja. Bahkan sebagian orang mengganggap puasa sebagai ibadah musiman belaka, hanya sebatas rutinitas semata. Sebagaimana kolak, ngabuburit dan juga baju barunya.

Padahal tidak demikian seharusnya. Karena puasa selalu mengandung makna baru. Karena konteks puasa tahun ini dan tahun yang lalu pastilah berbeda bagi setiap orang. Misalnya puasa kali ini berbarengan dengan masa kampenye, kebetulan si A tahun ini menjabat sebagai ketua RW, kebetulah tahun ini lagi banyak proyek pekerjaan dan seterusnya. Jika demikian, maka tidak ada puasa yang sama persis dilakukan seseorang di seiap tahunnya.

Akan tetapi meskipun konteks puasa sangat dinamis, namun ada beberapa hal yang tetap dan ajeg yang tidak boleh dilupakan seperti hal-hal yang membatalkan puasa, diantaranya:

Pertama, makan, minum dan segala sesuatu yang masuk melalu lubang pada anggota tubuh yang berkesinambungan (mutasil) sampai lambung, dan memasukannya dengan unsur sengaja, artinya apabila perbuatan tersebut dilakukan tanpa kesengajaan atau lupa, maka tidak membatalkan puasa.

وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ اْلاَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْاَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ......
...makan dan minumlah sampai waktu fajar tiba dengan dapat membedakan antara benang putih dan hitam... (QS. al-Baqarah, 2: 187)

Sedangkan bagi mereka yang lalai melakukannya maka hal itu tidak dianggal membatalkan puasa sebagaimana diterangkan dalam hadits:

مَنْ نَسِيَ وَهُوَ صَائِمٌ فَاَكَلَ وَاشَرِبَ فَلْيُتِمَّ صَوْمَهُ فَاِنَّمَا اَطْعَمَهُ اللهُ وَسَقَاهُ
Siapa yang lupa keadaannya sedang berpuasa, kemudian ia makan dan minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya, karena sesungguhnya Allah-lah yang memberikan makanan dan minuman itu”. (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari: 1797 dan Muslim: 1952)



Kedua, dengan sengaja melakukan hubungan seksual dengan suami atau isteri. Suatu perbuatan dapat dikatakan hubungan seksual dengan batas minimal masuknya khasafah ke dalam farji (vagina), dan apabila kurang dari itu maka tidak dikatagorikan hubungan seksual dan tidak membatalkan puasa.

Barang siapa melakukan hubunngan seksual dengan sengaja pada saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan, sedangkan malam harinya ia berniat menjalankan puasa, maka orang tersebut berdosa dengan alasan telah merusak ibadah puasa, oleh karena itu ia diwajibkan untuk mengqadla dan membayar kifarat (memerdekakan budak perempuan mu’min) sebagai hukumnya.

Jika tidak menemukan seorang budak untuk dimerdekakan atau tidak mampu untuk memerdekakannya dari segi pembiayaan, maka menggantinya dengan berpuasa dua bulan secara berurut-urut di bulan selain bulan Ramadhan, dan apabila ia tidak mampu juga maka diwajibkan membayar fidyah untuk 60 orang fakir atau miskin. Dan bagi tiap-tiap orang miskin mendapatkan satu mud dari makanan yang mencukupi untuk zakat fitrah.

Apabila ia tidak mampu semuanya, maka kafarat tersebut tidak gugur dan tetap menjadi tanggungannya. Dan pada saat ia ada kemampuan untuk membayar dengan cara mencicil, maka lakukan saja dengan segera.

جَاءَ رَجُلٌ اِلَى النَّبِى صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: هَلَكْتُ يَارَسُوْلَ اللهِ قَالَ: وَمَا اَهْلَكَكَ قَالَ: وَقَعْتُ عَلَى امْرَاَتِى فِى رَمَضَانَ قَالَ: هَلْ تَجِدُ مَاتُعْتِقُ رَقَبَةً قَالَ:لَا،قَالَ: هَلْ تَسْتَطِيْعُ اَنْ تَصُوْمَ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ قَالَ: لَا،قَالَ:هَلْ تَجِدُ مَا تُطْعِمُ سِتِّيْنَ مِسْكِيْنًا قَالَ:لَا،ثُمَّ جَلَسَ فَاُءتِيَ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِعَرَقٍ فِيْهِ تَمْرٌ قَالَ: تَصَدَّقْ بِهَذَاقَالَ: فَهَلْ اَعْلَى اَفْقَرَ مِنَّا؟ فَوَاللهِ مَا بَيْنَ لَا بَتَيْهَا اَهْلُ بَيْتٍ اَحْوَجُ اِلَيْهِ مِنَّا فَضَحِكَ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى بَدَتْ اَنْيَابُهُ وَقَالَ:اذْهَبْ فَاطْعِمْهُ اَهْلَكَ
Dari Abu Hurairah r.a, menceritakan, seorang pria dating kepada Rasulullah s.a.w, ia berkata: “celaka aku wahai Rasulullah”, Nabi s.a.w, bertanya: “apa yang mencelakakanmu?”, pria itu menjawab: “aku telah bercampur dengan isteriku pada bulan Ramadhan”, Nabi s.a.w, menjawab: “mampukah kamu memerdekakan seorang budak?”, ia menjawab: “tidak”. Nabi s.a.w, betanya padanya: “mampukah kamu berpuasa dua bulan berturut-turut?”, pria itu menjawab: “tidak mampu”. Rasulullah s.a.w, bertanya lagi: apakah kamu memiliki makanan untuk member makan enam puluh orang miskin?”, ia menjawab; “tidak”, kemudian pria itu duduk. Lalu Nabi diberi satu keranjang besar berisi kurma, dan Rasulullah s.a.w, berkata kepadanya : “bersedekahlah dengan kurma ini”. Pria itu bertanya: “Apakah ada orang yang lebih membutuhkan dari kami?, tidak ada keluarga yang lebih membutuhkan kurma ini selain dari keluarga kami”. Nabi s.a.w. tertawa, sehingga terliuat gigi taringnya, dan Beliau bersabda: “kembalilah ke rumahmu dan berikan kurma itu pada keluargamu”. (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari: 1800 dan Muslim: 1870).



Ketiga, pengobatan yang dilakukan pada salah satu dari dua jalan (kemaluan dan dhubur) atau kedua-duanya, bagi orang yang sakit, maka pengobatan yang seperti itu dapat membatalkan puasa

Keempat, muntah-muntah dengan disengaja, dan apabila tanpa disengaja atau karena sakit, maka tidak membatalkan puasa seperti keterangan di atas.

عَنْ اَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ رَسُولُ اللهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ ذَرَعَهُ اَلْقَيْءُ فَلَيْسَ عَلَيْهِ قَضَاءٌ وَمَنِ اسْتَقَاءَ عَمْدًا فَلْيَقْضِ
Dari Abu Hurairah r.a, menuturkan, sesungguhnya Nabi s.a.w, bersabda: “siapa yang tidak sengaja muntah, maka ia tidak diwajibkan untuk mengganti puasanya, dan siapa yang sengaja muntah maka ia wajib mengganti puasanya”. (Hadits Hasan Gfarib, riwayat al-Tirmidzi: 653 dan Ibn Majah: 1666)



Kelima, keluarnya air mani disebabkan bersentuhan (tanpa hubungan seksual) maka menyebabkan batalnya puasa, baik keluar dengan usaha tangan sendiri (mastur basi) atau menggunakan tangan seorang isteri yang halal. Dengan kata lain, apabila keluar air mani tanpa bersentuhan semisal bermimpi basah maka puasanya tidak batal.

Keenam, haid, yaitu darah yang keluar dari kemaluan perempuan yang sudah menginjak usia batas minimal 9 tahun. Dengan waktu haid paling cepat selam 24 jam, ghalibnya (keumuman) keluar darah selama satu minggu,paling lama selama 15 hari, dan jarak antara kedua masa haid batas minimal 15 hari.

Darah yang keluar dari kemaluan perempuan dengan cirri-ciri seperti di atas, apabila keluar di saat seorang perempuan sedang menjalankan ibadah puasa maka puasanya batal.

 فَنُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّوْمِ وَلَا نُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّلَاةِ
 “kami (kaum perempuan) diperintahkan untuk mengganti puasa yang ditinggalkan, tetapi tidak diperintahkan untuk mengganti shalat yang ditinggalkan”. (Hadits Shahih, riwayat Muslim: 508)

Ketujuh, nifas, yaitu darah yang keluar dari kemaluannya perempuan setelah proses melahirkan dengan rentang waktu sampai dua bulan (ukuran maksimal) juga dapat menyebabkan batalnya puasa, apabila keluar di saat sedang berpuasa.

Kedelapan, gila yang terjadi ketika seseorang sedang mengerjakan ibadah puasa, maka puasanya batal.

Kesembilan, murtad, sesuatu hal yang menyebabkan seseorang keluar dari islam dengan (semisal) melakukan pengingkaran akan keberadaan Allah SWT sebagai dzat tunggal, disaat ia sedang melaksanakan ibadah puasa, maka puasanya batal.


Berciuman Ketika Puasa



Syahwat selalu ada dalam diri manusia. Syahwat termasuk masalah sulit untuk dibereskan. Kecenderungannya yang bersifat liar sangat susah untuk ditaklukkan. Inilah salah satu hikmah diwajibkannya puasa Ramadhan, yaitu melatih diri dalam mengendalikan nafsu termasuk di dalamnya adalah syahwat.

Meskipun demikian, tidak serta merta syahwat itu tunduk kepada mereka yang berpuasa, karena semakin dikekang ia akan semakin kuat melakukan perlawanan. Ketika manusia puasa tidak kuat menahannya maka muncullah retakan-retakan dalam berbagai bentuknya mulai dari keisengan kecil hingga kejahilan besar. Tentunya puasa sebagai sebuah program pelatihan memiliki treatmen tersendiri mengenai hal ini. Tidak lantas diputus sebagai sebuah kegagalan, tetapi keberhasilan yang belum sempurna.

Contoh yang dapat diterapkan dalam kasus ini adalah ciuman di siang bulan Ramadhan bagi mereka yang sedang menunaikan puasa. Sesungguhnya ciuman bagi mereka yang sedang puasa tidak membatalkan puasa selama tidak disertai syahwat, tetapi secara etika hendaknya dihindari, selain akan mengajak ke langkah lebih lanjut, juga demi menghormati puasa itu sendiri.

Hadits-hadits yang menjelaskan diperbolehkannya seseorang yang sedang menjalankan ibadah puasa mencium istri atau budaknya, dengan syarat tidak membangkitkan syahwat;

اِنْ كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيُقَبِّلُ بَعْضَ اَزْوَاجِهِ وَهُوَ صَائِمٌ ثُمَّ ضَحِكَتْ
Kadang-kadang Rasulullah s.a.w, mencium sebagian istri-istrinya, padahal Beliau sedang berpuasa, kemudian Aisyah r.a, tertawa”. (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari: 1793 dan Muslim: 1851. Teks hadits riwayat al-Bukhari).

 كَانَ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُ وَيُبَاشِرُ وَهُوَ صَائِمٌ وَكَانَ اَمْلَكَكُمْ لِاِرْبِهِ
“Rasulullah s.a.w. mencium dan mencumbu (dengan istrinya), padahal Beliau sedang berpuasa. Namun Beliau adalah orang yang paling kuat menahan syahwatnya di antara kamu sekalian”. (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari: 1792 dan Muslim: 1854, teks hadits riwayat al-Bukhari).

Karena umumnya manusia tidak mampu menahan syahwatnya seperti Rasulullah s.a.w, maka berciuman dan bercumbu di siang hari puasa hendaknya dihindari.


Dua Rukun Puasa



Pada hakikatnya puasa dapat dikategorikan sebagau ibadah yang sederhana. Dikatakan demikian kaena rukun yang harus dipenuhi dalam ibadah ini hanya dua hal; pertama niat dan kedua menghindar dari hal-hal yang membatalkan puasa.Banyak orang beranggapan bahwa niat hanyalah formalitas yang menentukan sah tidaknya sebuah ibadah. Memang anggapan itu ada benarnya, karena memang sah tidaknya sebuah amal tergantung niat. Akan tetapi niat itu tidak sekedar formalitas, karena niatlah yang menentukan arah ibadah kita. Bukankah kalimat lillahi ta’ala, merupakan kode kepasrahan seorang hamba kepada-Nya?

Dalam konteks puasa Ramadhan, niat merupakan ibadah yang diucapkan dalam hati dengan persyaratan dilakukan pada malam hari dan wajib menjelaskan kefarduannya didalam niat tersebut, contoh; saya berniat untuk melakukan puasa fardlu bulan Ramadhan, atau lengkapnya dalam bahsa Arab, sebagai berikut:

نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ
Saya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan keajiban bulan Ramadhan pada tahun ini, karena Allah s.w.t, semata.

Sedangkan dalil yang menjelaskan niat puasa Ramadhan dilakukan pada malam hari adalah sabda Nabi Muhammad s.a.w, sebagai berikut:

 مَنْ لَمْ يَجْمَعِ الصِّيَامَ قَبْلَ اْلفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ
Siapa yang tidak membulatkan niat mengerjakan puasa sebelum waktu fajar, maka ia tidak berpuasa. (Hadits Shahih riwayat Abu Daud: 2098, al-Tirmidz: 662, dan al-Nasa’i:2293).

Pada hakikatnya niat harus berbarengan dengan pekerjaan pertama dalam sebuah ibadah. Sebagaimana niat wudhu yang harus dibarengkan dengan membasuh muka, niat shalat dibarengakan dengan takbiratul iharam, maka begitu pula puasa seharusnya dibarengkan dengan waktu terbitnya fajar. Namun karena membarengkan niat puasa dengan awal fajar sangatlah susah, maka niat puasa boleh dimulai semenjak malam harinya. Karena jika sampai niat itu baru dinyatakan setelah terbitnya fajar, maka puasa dianggap tidak sah. Kecuali puasa sunnah, maka niat setelah fajar, bahkan di pagi haripun boleh. 

Adapun dalil yang menjelaskan waktu mengucapkan niat untuk puasa sunnah, bisa dilakukan setelah terbit fajar, yaitu:

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ : دَخَلَ عَلَّيَّ رَسُولُ اللهِ صَلِّي اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلّمَ ذَاتَ يَوْمٍ فَقَالَ: هَلْ عِنْدَكُمْ مِنْ شَيْءٍ ؟ فَقُلْنَا لَا فَقَالَ: فَاِنِّي اِذًنْ صَائِمٌ. ثُمَّ اَتَانَا يَوْمًا اَخَرَ، فَقُلْنَا: يَارَسُوْلَ اللهِ اُهْدِيَ لَنَا حَيْسٌ فَقَالَ: اَرِيْنِيْهِ فَلَقَدْ اَصْبَحْتُ صَائِمًا فَاَكَلَ
Dari Aisyah r.a, ia menuturkan, suatu hari Nabi s.a.w, datang kepadaku dan bertanya, “apakah kamu punya sesuatu untuk dimakan?”. Aku menjawab, “Tidak”. Maka Belaiu bersabda, “hari ini aku puasa”. Kemudian pada hari yang lain Beliau dating lagi kepadaku, lalu aku katakana kepadanya, “wahai Rasulullah, kami diberi hadiah makanan (haisun)”. Maka dijawab Rasulullah, “tunjukkan makanan itu padaku, sesungguhnya sejak pagi aku sudah berpuasa” lalu Beliau memekannya. (Hadits Shahih, riwayat Muslim: 1952, Abu Daud: 2099, al-Tirmidzi; 666, al-Nasa’i:2283, dan Ahmad:24549).

Adapun rukun yang kedua adalah adalah menahan diri dari segala perbuatan yang dapat membatalkan puasa, dan untuk detailnya apa-apa yang membatalkan puasa akan dijelaskan pada tulisan selanjutnya tentang sesuatu yang membatalkan puasa.

...فَاْلئَنَ باَشِرُوْهُنَّ وَابْتَغُوْا مَا كَتَبَ اللهُ لَكُمْ وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ اْلخَيْطُ اْلاَبْيَضُ مِنَ اْلخَيْطِ اْلاَسْوَدِ مِنَ اْلفَجْرِ ثُمَّ اَتِّمُوْا الصِّيَامَ اِلَى اللَّيْلِ...
“…maka sekarang campurilah, dan carilah apa yang telah ditetapkan oleh Allah untukmu, serta makan dan minumlah sampai waktu fajar tiba dengan dapat membedakan antara benang putih dan hitam. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai waktu malam tiba...(QS. al-Baqarah, 2: )

Tentang Lafal Niat Puasa Ramadhan



Puasa Ramadhan berbeda dengan ibadah lain. Hal ini bisa dilihat dari ganjaran dan pernak-pernik lainnya. Kue tradisional yang tidak hadir di bulan biasa, bisa mendadak banjir begitu saja di bulan puasa. Demikian halnya dengan hasrat berbuat baik di hati banyak orang. Begitulah kalau ditinjau dari berkahnya. Demikian juga dengan niat puasa.

Kalau niat ibadah lain ditanamkan persis berbareng dengan awal rukun ibadah bersangkutan, lain halnya dengan niat puasa Ramadhan. Niat puasa Ramadhan terbilang istimewa. Niat puasa harus dipancangkan sebelum beduk subuh yang menjadi awal ibadah puasa. Kalau niat puasa dikerjakan bersamaan dengan azan subuh, terang puasanya di hari itu tidak sah.

Bagaimana kalau seseorang memasang niat puasa untuk sebulan penuh di awal Ramadhan? Dengan niat sebulan penuh itu, ia mungkin berharap tidak perlu berniat setiap malam sebelum puasa di keesokan siangnya. Taqiyyuddin Abu Bakar bin Muhammad Al-Hushni dalam Kifayatul Akhyar menerangkan sebagai berikut.

ولا يصح الصوم إلا بالنية للخبر. ومحلها القلب, ولايشترط النطق بها بلا خلاف, وتجب النية لكل ليلة لان كل يوم عبادة مستقلة , ألا ترى أنه لا يفسد بقية الأيام بفساد يوم منه. فلو نوى الشهر كله, صح له اليوم الأول على المذهب.

Artinya, “Puasa tidak sah tanpa niat. Keharusan niat didasarkan pada hadits. Tempat niat itu di hati. Karenanya, niat tidak disyaratkan secara lisan. Ketentuan ini disepakati bulat ulama tanpa perbedaan pendapat. Niat puasa wajib dipasang setiap malam. Karena, puasa dari hari ke hari sepanjang Ramadhan merupakan ibadah terpisah. Coba perhatikan, bukankan puasa Ramadhan sebulan tidak menjadi rusak hanya karena batal sehari? Kalau ada seseorang memasang niat puasa sebulan penuh di awal Ramadhan, maka puasanya hanya sah di hari pertama. Demikian pendapat ini madzhab.”

Karenanya, melihat keistimewaan puasa Ramadhan itu, seseorang wajib memasang niat setiap malam. Untuk menghindari lupa niat, ada baiknya ia mengikuti Tarawih berjamaah. Di samping mendapat pahala sembahyang Tarawih dan silaturahmi yang berlipat ganda itu, ia tidak akan luput dari niat puasa yang lazim dipimpin imam sebelum Tarawih bubar. Wallahu A’lam


Adab Berbuka Puasa



Puasa berakhir pada saat matahari terbenam, dan dalam bahasa Arab, istilanya disebut iftar. Itu merupakan waktu yang sangat membahagiakan dan menyegarkan setelah mengalami haus dan lapar di siang hari.  Biasanya kita berbuka dengan kurma dan banyak juga budaya yang membuka dengan sup ringan dengan roti atau penganan lainnya.  Berbuka puasa segera disusul dengan salat Maghrib.  Di banyak beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, berbuka puasa dilakukan secara bersama-sama di majid dan rumah-rumah.

Adab berbuka puasa sesuai dengan tuntunan Nabi (saw) adalah dengan tiga buah rutab (kurma basah), atau tamr (kurma kering), atau (bila tidak mendapati kurma) beliau minum seteguk air, menyebutkan nama Allah, menggunakan tangan kanan, dan dimulai dengan doa bahwa puasa yang kita lakukan adalah untuk Allah dan kita berbuka dengan rezeki dari-Nya, dan memohon dukungan Allah dalam berpuasa, salat malam, merendahkan pandangan, dan menjaga lisan selama di bulan Ramadan. 

Doa pada saat berbuka puasa adalah doa yang mustajab. 

Kedua doa berikut ini harus dibaca setelah berbuka puasa:


اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
 Allahumma laka shumtu wa `alaa rizqika afthartu 
Ya Allah! Untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu, aku berbuka puasa. [Abu Dawud]


ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Dzahab azh zhamaa’u wab tallatil `uruuqu wa tsabat al-ajru Insya-Allah
Telah hilang rasa haus, urat-urat nadi telah basah dan pahala telah ditetapkan - Insya-Allah. [Abu Dawud]

Nabi (saw) bersabda, "Barang siapa yang berpuasa, ia mendapat dua kebahagiaan.  Ia berbahagia ketika berbuka puasa, dan ia akan berbahagia karena puasanya itu ketika bertemu dengan Tuhannya." [Sahih Muslim]

"Jika malam tiba dari sisi ini (timur) dan muncul siang hari dari sisi ini (barat) dan matahari telah terbenam, maka berbukalah orang yang berpuasa." [Bukhari dan Muslim]


"Berbukalah dengan kurma, atau dengan air karena itu adalah suci."
[Abu Dawud dan Tirmidzi]

Rasulullah (saw) bersabda, "Umatku akan senantiasa dalam kebaikan sepanjang mereka segera berbuka puasa ketika tiba waktunya." [Muslim]

Mengisi perut dengan berbagai makanan setelah puasa adalah tidak baik dan tidak menyehatkan.  Nabi (saw) bersabda, “Cukuplah bagi seorang anak Adam (manusia) untuk mendapatkan luqaymat(=antara 3 sampai 9 suap) yang dapat menegakkan tulang belakangnya, dan jika ia harus mengisi [perutnya] lebih banyak, maka cukuplah sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk air, dan sepertiga untuk udara.”

Untuk menghormati masjid, dan mereka yang memenuhinya baik dari golongan manusia, jin dan para malaikat, maka makanan yang dapat menyebabkan napas bau (seperti bawang putih dan bawang merah), dan makanan yang menyebabkan sendawa dan menimbulkan gas agar tidak dikonsumsi.

dari Fb Syaikh Arief Hamdani

Menjadi Waliyullah karna Hartanya




Saya akan bercerita sebuah kisah yang Grandsyekh Abdullah Faiz ad-Daghestani qs sering menceritakan kisah ini berkali-kali. Dia mengatakan bahwa satu waktu Nabi (saw) pergi ke suatu tempat pemakaman dengan beberapa sahabat dan mereka melewati dua kuburan. Tidak ada tanaman hijau di kuburan ini, sebenarnya adalah sunnah untuk menempatkan tanaman hijau atau sesuatu yang hijau di kuburan, baik pohon kecil, atau pohon semak hijau.

Ketika Rasulullah (saw) melewati satu kuburan beliau saw berkata, bahwa ada tangan putih yang indah keluar dari kuburan untuk meyalami Nabi saw . Dan Nabi (saw) memberi hormat ke tangan itu dengan menciumnya satu kali. Kemudian Nabi (saw) melewati kuburan lainnya. Dikuburan yang pertama tadi ada cahaya yang datang dari tangan tersebut sehingga Nabi saw mencium satu kali. Ketika beliau saw melewati kuburan kedua, ada tangan hitam yang keluar dan Nabi saw menciumnya dua kali.

Para Sahabat bertanya kepada Nabi saw,"Mengapa dikuburan pertama engkau mencium sekali dan yang kedua dua kali?" Beliau saw menjawab, tangan yang indah dikuburan pertama, itu adalah seorang Wali dan tangan kedua adalah tangan orang yang selalu disibukkan dengan pekerjaan dunia". Sahabat berkata kepada Nabi (saw), kita melihat sesuatu yang aneh, ketika tangan putih keluar, engkau menciumnya sekali dan itu untuk mengajarkan kami untuk menghormati bahwa itu adalah Wali. Tetapi tangan kedua orang yang sibuk dengan dunya mengapa engkau menciumnya 2 kali.

Dan Nabi (saw) mengatakan, orang pertama itu menjadi Wali karena jasa orang kedua yang bekerja keras mencari uang dan rezeki yang diperolehnya dia gunakan untuk membantu Wali tadi untuk berdakwah dan dia menjadi Wali karena bantuan orang itu.

Jadi carilah Awliyaullah dan berilah mereka dukungan dengan rezekimu. Itulah sebabnya dalam majelis Wali Allah, kalian merasa kenikmatan dan ketenangan dalam kehadiran mereka, Kalian tidak merasa lelah dan kalian merasa bahagia dihadapan mereka, karena mereka merefleksikan adab sopan santun yang tinggi sehingga kalian mendapat cahaya itu dan dapat belajar dari mereka.

Jadi janganlah bersama orang yang memiliki penyakit di dalam hati mereka. Dimana mereka memiliki perilaku buruk dan tidak memiliki adab sopan santun. Sehingga karakter buruk mereka akan tercerminkan, terefleksikan pada dirimu, dan kau akan kehilangan spiritualmu.

(Mawlana Syekh Hisyam Kabbani qs, 4 Juli 2014)

dari FB Syaikh Arief Hamdani

5 Jul 2014

Tanda Kelahiran Sang Penutup Para Nabi




Suatu ketika, saat sedang tertidur di halaman Ka’bah setelah Allah menyelamatkan Abdul Muttalib dari serangan Abrahah, ia melihat suatu mimpi yang menakjubkan. Ia pun terbangun ketakutan, dan mendatangi para peramal Quraisy, untuk menceritakan mimpinya. Mereka pun berkata padanya, “Mimpi itu adalah mimpi yang benar, akan muncul dari sulbimu seseorang yang seluruh penduduk Langit dan Bumi akan percaya padanya, dan seseorang yang akan menjadi sangat terkenal.” Saat itu, Abdul Muttalib menikahi Fatimah, dan ia mengandung ‘Abdullah. Dari Al Zabiih (RA), yang ceritanya amat masyhur.

Beberapa tahun kemudian, saat mereka pulang kembali ke rumah setelah mengorbankan seratus ekor unta sebagai qurban untuk menyelamatkan hidupnya, ‘Abdullah (RA) dan ayahnya melewati seorang peramal Yahudi bernama Fatima. Ketika ia memandang wajah ‘Abdullah (RA), yang saat itu adalah seorang laki-laki paling tampan dalam suku Quraisy, ia berkata, “Aku akan berikan padamu unta-unta sejumlah yang sama dengan yang telah diqurbankan untukmu, jika kau mau berhubungan badan denganku sekarang.” Peramal wanita itu berkata seperti ini karena ia melihat di wajah ‘Abdullah, cahaya kenabian (nuur Muhammad sall-Allahu ‘alayhi wasallam), dan ia berharap ialah yang akan mengandung nabi termulia ini. ‘Abdullah (RA) menjawab,

“Berkenaan dengan haram, kematian adalah lebih utama,
dan aku tidak melihat satu halal pun dalam pandangan,
dan tentang apa yang kau minta,
seorang yang terhormat haruslah menjaga kehormatan dan agamanya.”
Pada hari berikutnya, ‘Abdul Muttalib membawa ‘Abdullah untuk bertemu dengan Wahab ibn Abd Manaaf, yang merupakan pimpinan dari Bani Zuhra, tuan mereka dalam silsilah dan asal usul. ‘Abdul Muttalib menikahkan ‘Abdullah (RA) dengan putri Wahab, Aaminah (RA), yang merupakan wanita terbaik dalam suku Quraisy, baik dalam silsilah maupun kelahirannya. Mereka menjadi suami isteri di hari Senin, di salah satu hari Mina, di suatu jalan gunung milik Abu Talib. Dan Aminah pun mengandung Nabi sall-Allahu ‘alayhi wasallam.

Pada hari berikutnya, ‘Abdullah (RA) pergi keluar dan melewati wanita yang pernah melamarnya sebelumnya. ‘Abdullah bertanya padanya, “Mengapa kau tidak menawarkan padaku hal apa yang pernah kau tawarkan padaku kemarin?” Wanita itu menjawab, “Cahaya yang kau bawa kemarin telah meninggalkanmu; karena itu, aku tak membutuhkanmu lagi hari ini. Aku sempat berharap untuk memiliki cahaya itu dalam diriku, tapi Allah menghendakinya untuk ditaruh di tempat yang lain.”
Begitu pembuahan Nabi sall-Allahu ‘alayhi wasallam terjadi, begitu banyak pula keajaiban mulai terjadi pada Aminah. Sahl ibn ‘Abdullah al-Tustari berkata, “Saat Allah menciptakan Muhammad sall-Allahu ‘alayhi wasallam dalam rahim ibunya, di suatu malam Jum'at dalam bulan Rajab, Allah SWT memerintahkan Ridwan, Penjaga Surga-surga, untuk membuka Surga Tertinggi. Seorang penyeru mengumumkan di seluruh Langit dan Bumi bahwa cahaya tersembunyi yang akan membentuk Sang Nabi Pembimbing akan tinggal, pada malam itu juga, dalam rahim ibunya, di mana penciptaannya akan disempurnakan. Diwahyukan pula bahwa ia akan muncul sebagai seorang pembawa khabar gembira dan sebagai pemberi peringatan.”
Diriwayatkan oleh Ka’ab Al-Ahbaar (RA), bahwa pada malam pembuahan Nabi sall-Allahu ‘alayhi wasallam tersebut, diumumkan di Langit dan seluruh tingkatannya, dan juga di bumi dan segenap sudutnya, bahwa cahaya tersembunyi, dari mana sang Nabiyallah sall-Allahu ‘alayhi wasallam diciptakan, akan mendiami rahim Aminah.

Juga, pada hari itu pula, seluruh berhala-berhala di muka bumi terbalik atas ke bawah. Suku Quraisy yang tadinya menderita karena kekeringan yang parah dan penderitaan yang berat, melalui peristiwa yang barakah ini, bumi menjadi hijau dan pohon-pohon pun berbuah, dan barakah datang pada mereka dari segala arah. Karena tanda-tanda barakah ini, tahun saat nabi Muhammad sall-Allahu ‘alayhi wasallam dibuahi dalam rahim dikenal sebagai Tahun Kemenangan dan Kebahagiaan.

Ibn Ishaq meriwayatkan bahwa Aaminah (RA) biasa mengatakan bagaimana ia telah dikunjungi oleh para malaikat ketika ia sedang hamil dan mengandung Nabi sall-Allahu ‘alayhi wasallam, dan ia diberitahu, “Engkau sedang mengandung seorang Tuan Pemimpin dari Ummat ini.” Aminah pun berkata, “Aku tak pernah merasakan bahwa diriku tengah hamil dan mengandungnya, dan aku tak pernah mengalami kesulitan-kesulitan atau mengidam makanan seperti yang dialami wanita lainnya; aku hanya memperhatikan bahwa haidku telah berhenti. Suatu saat, seorang malaikat datang kepadaku di saat aku dalam keadaan antara tidur dan terjaga, dan ia berkata, ‘Apakah engkau merasa bahwa dirimu tengah mengandung Penghulu seluruh manusia?’, lalu ia pun meninggalkanku. Saat waktu kelahiran makin mendekat, ia datang lagi dan berkata, ‘Katakanlah: Aku memohon perlindungan baginya dengan Yang Esa dari kejahatan setiap orang yang dengki, dan menamainya Muhammad.’ ”

Ibn ‘Abbas (RA) berkah, “Salah satu di antara mu’jizat-mu’jizat pembuahan Nabi sall-Allahu ‘alayhi wasallam adalah pada malam itu, setiap ekor hewan-hewan milik Quraisy berbicara dan mengatakan, ‘Demi Tuhan dari Ka’bah, Utusan Allah telah dibuahi pada rahim ibunya. Dialah pemimpin alam dan cahaya dari penghuni-penghuninya. Tak ada satu pun singgasana milik raja mana pun di dunia ini yang tidak terbalik atas ke bawah pada malam ini.’ Hewan-hewan liar dari timur bergegas menemui hewan-hewan liar di barat menyampaikan khabar gembira ini, dan seperti itu pula penghuni lautan dan samudera memberi salam satu sama lain. Setiap hari pada bulan pembuahan beliau ini, ada suatu seruan di Langit dan Bumi: ‘Bergembiralah, telah dekat waktunya ketika Abul Qasim akan muncul, terberkati dan beruntung.’”
Riwayat yang lain mengatakan bahwa pada malam itu, setiap dan seluruh rumah tercahayai, dan cahaya itu mencapai tempat mana pun dan setiap serta seluruh hewan pun berbicara.

Abu Zakariyya Yahia ibn Aa’its mengatakan, “Muhammad sall-Allahu ‘alayhi wasallam tinggal dalam rahim ibunya selama sembilan bulan penuh, saat mana ibunya tak pernah mengeluh sakit atau apa pun yang biasa dialami wanita hamil. Ibunya biasa berkata, ‘Aku tak pernah melihat kehamilan yang lebih mudah daripada yang ini, atau yang lebih barakah.’”

Ketika Aaminah (RA) berada dalam bulan kedua kehamilannya, ‘Abdullah wafat di Madinah di antara paman-pamannya dari Bani Al Najjar, dan ia dimakamkan di Al Abwa’. Diriwayatkan pula bahwa ketika ‘Abdullah RA wafat, para malaikat berkata, “Wahai, Tuhan dan Raja kami, Nabi-Mu telah menjadi seorang yatim.” Allah berfirman, “Aku-lah Pelindung dan Pendukungnya.”

dari Mistikus Sufi

Ramadhan, Berpuasalah! Lapar Akan meruntuhkan Kesombongan Ego

Ramadhan, Berpuasalah! Lapar Akan meruntuhkan Kesombongan Ego


(Maulana Syaikh Muhammad Nazhim Adil al-Haqqani)




Engkau adalah Sultan, Sultan di antara semua Sultan. Engkau Mahabesar, tak seorang pun bisa menyamai-Mu, hanya Engkau, Wahai Tuhan kami. Semua kebesaran tidak ada artinya di hadapan Kebesaran Ilahiah-Mu. Kami bukan apa-apa. Di bulan suci ini Allah memberi kita dari Berkah-Nya yang tidak terhingga dan kita membutuhkan Berkah-Nya. Walaupun kita bukan apa-apa, kita mengaku sebagai sesuatu, yaitu dengan memberi diri kita gelar-gelar kosong sehingga kita bisa mendapat nilai tertentu. Tetapi bahkan bila kalian berusaha untuk memberikan nilai ini kepada diri kalian, itu tidak ada artinya, tak bermanfaat.

Selama seseorang ingin memberi dirinya suatu nilai, dia akan menjadi hina, lebih hina, dan paling hina... Selama seseorang mengaku sebagai sesuatu, dia akan melihat pada kekuatan dirinya sendiri, pengetahuannya, posisinya, usaha yang dimilikinya, jabatannya, keluarganya, rasnya, kekayaannya… Dengan semua ini dia ingin memberikan suatu nilai bagi dirinya, tetapi pada kenyataannya dia semakin hina dan hina dan dia akan jatuh ke dalam tong sampah dan menjadikan dirinya sendiri sebagai sampah. Jika kalian berusaha menjadi sesuatu, Saya akan datang dan melihat kalian ketika kalian sedang sekarat, dan setelah meninggal Saya akan melihat bagaimana keadaan kalian. Kalian mungkin akan berbau busuk! Apakah itu nilai kalian? Kalian, yang mengaku sebagai orang penting! Jika kalian berpikir bahwa kalian sangat bernilai, mari Saya bawa kalian ke pasar orang-orang mati setelah kalian meninggal dan mari kita lihat berapa nilai kalian!

Ya, itu adalah nilai bagi semua orang yang mengaku sebagai sesuatu sekarang. Beberapa orang menempatkan bintang-bintang di pundak atau sebagai lencana di pakaiannya. Bahkan anak-anak pun bangga ketika memakai gambar singa, serigala atau rubah di kantong (baju) mereka. Orang-orang tidak menggunakan akalnya. Itulah sebabnya mereka seperti anak kecil. Mereka gembira dan bahkan bangga dengan segala macam hal yang tidak penting. Kebanggaan hanya milik Tuhan Pemilik Surga. Dia memiliki hak untuk menjadi bangga, namun demikian tidak berlaku bagi yang lainnya. Tak ada orang yang berhak menjadi bangga. Abad ini adalah abad kebanggaan. Setiap orang merasa bangga. Ketika mereka bangga, mereka akan menjadi cemburu, iri, tidak ada rasa kasih sayang dan menjadi orang yang tidak adil. Semua karakter ini berasal dari kebanggaan. Seluruh makhluk, makhluk pertama yang bangga adalah Setan. Dia mengaku bangga dan seluruh malaikat menendangnya dari posisi tertinggi ke posisi terendah.

Kita berpuasa. Kita harus berpuasa, karena kita telah diperintahkan untuk melakukannya. Sejak orang pertama, hingga kini, itu adalah Perintah Surgawi, “Wahai manusia, kalian harus berpuasa!” Puasa membuat kalian rendah hati. Ketika kalian kenyang, kalian akan merasa angkuh dan kalian tidak mempunyai hak untuk itu. Itulah sebabnya puasa adalah ibadah yang paling penting. Khatamul Anbiya, Rasulullah saw menyebutkan kepada ummatnya dan kepada seluruh ummat manusia, “Segala sesuatu mempunyai pintu, dan pintunya ibadah adalah puasa. Tanpa berpuasa, kalian tidak dapat menjadi seorang pelaku ibadah, mengapa? Karena ego kalian tidak akan memperkenankannya. Pertama dia akan menyangkal, lalu keberatan dan menolaknya. Ego kalian akan berkata kepada Allah, “Turunlah, dan Aku akan naik!” Itulah betapa buruknya karakteristik ego. Dia adalah makhluk terburuk yang pernah diciptakan. Tetapi dia sangat kuat. Dia bahkan meminta Allah untuk turun! Dia tidak akan menerima kalian sebagai seorang hamba.

Cobalah sendiri. Setiap orang mempunyai ego. Apakah kalian pikir ego kalian adalah hamba yang patuh? Bukankah dia selalu menyangkal dan menolak untuk berpuasa dan shalat dan untuk melakukan ini, itu? Bukankah dia selalu meminta untuk melakuakan hal-hal buruk? Dia selalu ingin menentang aturan Surgawi. Dia ingin bebas. Apakah kebodohan orang-orang di abad ke-20? Mereka ingin menjadi orang yang bebas! Itulah pengakuan ego mereka. Mereka tidak ingin berada di bawah kendali atau perintah siapa pun. Mereka ingin benar-benar bebas. Itu artinya mereka berkata, “Engkau di sana Allah, dan Aku di sini!” Semoga mereka diampuni…

Tak ada yang lebih efektif daripada rasa lapar, untuk membuat ego kalian lemah. Ketika Allah menciptakan ego, Dia bertanya, “Siapa kamu dan siapa Aku?” ego menjawab, “Engkau ya engkau, Aku ya aku.” Dia tidak berkata, “Engkau Tuhanku dan Aku hamba-Mu!” Kemudian Allah memerintahkan ego untuk terjun ke dalam Api Neraka selama 1000 tahun. Setelah itu ego ditanya dengan pertanyaan yang sama dan dia menjawab dengan jawaban yang sama. Dia lalu diperintahkan untuk masuk ke Neraka yang dingin selama 1000 tahun, lagi-lagi dia memberikan jawaban yang sama. Kemudian dia diperintahkan untuk pergi ke lembah kelaparan selama 1000 tahun. Ketika dia dikeluarkan dan ditanya, “Siapa Aku dan siapa dirimu?”, lalu ego menjawab, “Engkau adalah Tuhanku, Tuhan yang Mahakuasa, dan Aku adalah hamba-Mu yang lemah.” Dia menjawab dengan gemetar.

Tak ada selain kelaparan yang membuat ego menyatakan penghambaannya. Itulah sebabnya sejak manusia pertama, kita telah diperintahkan untuk berpuasa. Perintah itu ada di dalam Perjanjian Lama, Perjanjian Baru dan di dalam semua kitab suci lain yang diturunkan dari Surga. Puasa di dalam kitab suci itu sangat sulit. Puasa yang paling mudah diberikan kepada ummat Muhammad saw. Bahkan pada awalnya puasa ini sangat sulit. Selama beberapa periode awal, para sahabat Rasulullah saw hanya diperbolehkan membatalkan puasanya antara Maghrib dan ‘Isya. Setelah ‘Isya mereka diperintahkan untuk berpuasa kembali, sehingga mereka berpuasa selama 22 jam. Kemudian Allah membuatnya lebih ringan. Kita dapat makan, minum dan menikmati sepanjang malam hingga subuh. Walaupun itu adalah puasa yang termudah, banyak orang yang tidak melaksanakannya. Tetapi itu adalah perlakuan yang paling baik bagi tubuh kita dan juga perlakuan terbaik bagi ego kita. Itu juga perlakuan terbaik bagi jiwa kita, membuatnya naik ke surga. Ketika kalian berpuasa, jiwa kalian ingin mencapai level yang lebih tinggi di Surga.

Cobalah untuk mematuhi aturan puasa ini sebaik mungkin. Jika kalian baru dan kalian belum pernah berpuasa sebelumnya, cobalah untuk berpuasa, tetapkanlah niat. Itu adalah faktor paling penting dalam kepatuhan dan ibadah. Allah tidak akan menerima suatu ibadah tanpa niat. Kalian harus berniat untuk melakukan ibadah hanya untuk mendapat ridha Allah. Berniatlah untuk mengikuti Perintah Suci-Nya. Jika tidak, itu bukanlah ibadah. Gunakan niat kalian! “Aku shalat untuk kesenangan (ridha) Tuhanku! Aku berpuasa untuk menjalankan Perintah Suci-Nya dan untuk membuatnya senang dan ridha terhadapku.” Setiap tindakan yang ingin dilakukan oleh seorang hamba, harus dilakukan dengan mengingat Allah , untuk membuatnya senang. Jika kalian ingin melakukan sesuatu, dan kalian tahu bahwa tindakan ini akan membuat-Nya senang, maka lakukanlah! Jika tidak, jangan dikerjakan. Waspadalah! Beberapa hukuman akan datang kepada kalian, cepat atau lambat. Jangan curang, jika Allah memberi hukuman kepada kalian nanti, itu tidak berarti bahwa Dia tidak menghukum kalian. Tidak! Jangan curang, jika Dia menunda hukuman-Nya. Itu hanya berarti bahwa Dia menanti untuk melihat apakah kalian akan bertaubat, atau tidak. Dia ingin semua hamba-Nya memohon ampunan-Nya.

Ketika kalian berniat, kalian akan menemukan kapasitas untuk berpuasa, untuk melengkapi puasa kalian. Jika kalian adalah seorang pemula dan, walaupun kalian telah berniat, kalian menyadari bahwa di siang hari di hari pertama kalian tidak bisa melanjutkannya, maka batalkan puasa kalian. Cobalah di hari kedua. Dengan cara ini kalian dapat meningkatkan dan menambahkan jam puasa kalian, dan begitu seterusnya. Di tengah Ramadhan kalian dapat melengkapi puasa kalian sepenuhnya. Itu adalah jalan, setahap demi setahap, untuk mencapai target kita. Jangan berkata bahwa kalian tidak dapat melakukannya, dan jangan terlalu ketat. Bahkan anak-anak kita tidak suka untuk beribadah. Ajari mereka secara bertahap. Dengan Muslim yang baru juga harus bertoleransi, Wahai Muslim! Jangan berkata bahwa seseorang mustahil. Itu hanyalah sebuah pertanyaan dalam latihan.


dari Al-Habib Ali Abdurrahman Al-Habsyie